Toko Buku Cina Ini Latih Kejujuran Wisatawan

Hidup di dunia yang semakin keras ini kebanyakan orang saat ini mengenyampingkan kejujuran. Seakan kejujuran merupakan suatu hal yang asing.

Namun pada dasarnya manusia lahir telah ditanamkan moral kejujuran. Dan untuk itulah sebuah toko buku di China ini mencoba untuk meningkatkan kejujuran dan minat baca masyarakat.

Dilansir CNN Rabu (9/9) bertempat di alun-alun tersibuk di kota Nanjing, “Honesty Bookshop” sudah dua bulan ini menempati trotoar di jalan Hanzhong di distrik kota Gulou.

Dengan tidak kasir atau staf penjaga, toko hanya mengandalkan kejujuran untuk masalah pembayaran. Hebatnya, menurut Zhu Yu, direktur pemasaran perusahaan yang menjalani toko buku ini, uang yang dihasilkan oleh pelanggan hanya kurang 5 persen dari pendapatan seharusnya.

Memang setelah mencari-cari buku yang terdapat di empat rak kayu ini, pelanggan harus membayar lalu menaruh uang mereka didalam sebuah kotak yg kunci. Harga yang dipatok per buku hanya sebesar 30 persen dari harga yang terlampir di cover.

“Orang-orang berdiri di depan rak buku, dan bertanya pada diri sendiri apakah mereka harus membayar dan berapa banyak mereka harus membayar. Ini adalah proses pembersihan pikiran dan hati kita,” ujar Zhu.

Tapi menghasilkan uang bukanlah tujuan utama usaha dari toko buku ini. Zhu berharap bahwa toko buku trotoar yang menjual rata-rata 60 buku sehari itu, akan menghidupkan kembali minat baca masyarakat Nanjing serta dalam jangka panjang akan menjadi daya tarik wisata bagi kota Nanjing.

Advertisements